Selasa, 04 Desember 2012

Memilih Karier yang Tepat



GRESIK - Biasanya, kita mulai memikirkan karier setelah lulus kuliah dengan mempertimbangkan latar belakang keilmuan yang kita miliki. Meski demikian, tidak jarang pula karier yang didalami seseorang ternyata jauh dari latar belakang pendidikan yang diambilnya semasa kuliah.

Pilihan karier juga bisa jadi muncul ketika kita sudah berada pada satu posisi tertentu di sebuah perusahaan. Bahkan, di tengah krisis ekonomi dan tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK), bisa jadi kita pun harus mempertimbangkan ulang karier yang sedang kita jalani.

Apa pun alasannya, ada satu karier yang tepat bagi kita semua. Dengan melakukan sedikit riset tentang pilihan-pilihan yang kita miliki, menyadari kekuatan kita, mengembangkan berbagai kemampuan baru sambil menguatkan keberanian untuk berubah, maka kita akan menemukan karier yang sesuai dengan kepribadian dan kapabilitas kita.

Kerja = Uang?

Kebanyakan orang berpikir bahwa inti dari sebuah pekerjaan adalah mendapatkan uang untuk bekal hidup nyaman. Bayaran yang memadai memang diperlukan dalam pekerjaan apa pun, tetapi uang bukanlah keseluruhan aspek dalam urusan karier. Help Guide, Senin (3/12/2012), mengingatkan, jika kita tidak puas dengan apa yang kita lakukan tiap hari, maka pekerjaan hanya akan menggerogoti kesehatan fisik dan psikis kita. Kita mungkin akan merasakan kelelahan yang amat sangat (burn out), frustrasi, cemas, depresi, atau tidak dapat menikmati waktu di rumah karena menyadari besok masih harus masuk kerja. Selain itu, jika kita menemukan bahwa pekerjaan kita begitu berarti dan menghasilkan sesuatu untuk kita, maka kita akan kesulitan menjaga momentum untuk mencapai kemajuan dalam karier tersebut.

Eksplorasi Karier

Intinya, kita akan lebih mungkin mencapai kesuksesan dalam karier yang membuat kita bersemangat. Karena itulah kita perlu mencari tahu apa yang membuat kita bersemangat dan sesuatu yang membuat kita senang ketika melakukannya. Kita perlu mencari tahu apa yang mampu menggerakkan kita. Meski akan sulit mengesampingkan karier apa yang mampu "menyokong hidup kita" atau "paling aman", kita perlu mencari tahu apa yang menjadi minat dan passion dasar kita. Kedua hal ini akan mampu membuka pintu karier yang sebelumnya bisa jadi tidak kita bayangkan sebelumnya.

Nah, setelah menemukan fondasi ini, kita akan dapat memulai pencarian karier. Dan dalam perjalanannya, kita akan terkejut betapa kita dapat menyesuaikan passion menjadi sebuah karier.

Tips memilih karier:

- Fokus pada hal-hal yang kita suka lakukan. Mimpi-mimpi apa yang ingin kita realisasikan? Kegiatan apa yang selalu membuat kita senang ketika melakukannya? Tuliskan semua yang terlintas di pikiran kita meski semua tampak mustahil.

- Cari petunjuk di mana saja. Buat catatan tentang proyek atau topik yang membuat kita peduli atau menggairahkan imajinasi kita. Refleksikan kisah-kisah tokoh yang kita kagumi. Tanyakan kepada diri kita aktivitas apa yang membuat kita bahagia, dan berilah perhatian ketika kita sedang menikmati waktu.

- Sabar.
Ingatlah, proses pencarian ini membutuhkan waktu dan kita mungkin harus  mengambil berbagai jalan yang berbeda sebelum menemukan karier yang tepat. Waktu dan introspeksi akan membantu kita mengidentifikasi aktivitas apa yang paling kita nikmati dan membawa kita pada kepuasan yang sebenarnya.(rfa)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar