Sabtu, 23 November 2013

Quote today

Tanda sejati kecerdasan bukanlah pengetahuan tetapi imajinasi. ~Albert Einstein

 Perut yang kosong bukanlah penasihat politik yang baik. - Albert Einstein

 Belajar dari hari kemarin, hidup untuk hari ini dan berharap untuk hari esok. *Albert Einstein

"Aku tidak punya bakat khusus. Aku hanyalah orang yang penasaran."— Albert Einstein

 Albert Einstein pernah mengatakan sesuatu yang paling sulit dipahami di dunia ini adalah pajak penghasilan.

 Kita tidak bisa memecahkan masalah dengan cara yang sama saat kita membuat masalah itu. (Albert Einstein)

 Segalanya harus sederhana seperti adanya, tetapi bukan lebih sederhana - Albert Einstein

 gravitasi tidak berpengaruh bagi mereka yang sedang jatuh cinta albert einstein

Kamis, 21 November 2013

BIG REDS ANTHEM LYRIC

MANY MILES AWAY FROM ANFIELD
ACROSS FEW OCEANS FROM THE 'POOL
RIGHT IN THE HEART OF SOUTH EAST ASIA
WE KNOW THE KOP WILL ALWAYS RULE
ALL 'ROUND THE FIELDS OF INDONESIA
WE STAND TOGETHER, BIG AND PROUD
AND WITH THE LIVERBIRD UPON OUR CHESTS
WE LOVE TO SING, WE LOVE TO SHOUT
BIG REDS, BIG REDS
THE ONE FOR YOU AND ME
WE'RE MORE THAN JUST SUPPORTERS
WE ARE ONE FAMILY
BIG REDS, BIG REDS
WE KNEW IT'S MEANT TO BE
A MATCH MADE IN HEAVEN
IT'S US AND L.F.C.
THROUGH THE WIND AND THROUGH THE RAIN
THROUGH THE LONG AND WINDING ROAD
THROUGH ALL THE DRAMAS AND THE PAIN
WE'LL NEVER LET THEM WALK ALONE
SOMETHING IN THE WAY THEY PASS AND MOVE
TO THE KOP'S LOUD BATTLE CRY
AND SWAYING TO THE GREAT LIVERPOOL GROOVE
TOWARDS THE GLORIOUS GOLDEN SKY

anwar n friend's


Minggu, 10 November 2013

Equilibrium

Dalam ekonomi, equilibrium adalah titik perpotongan antara kurva demand dan kurva supply, sehingga menghasilkan harga dan jumlah equilibrium (seimbang) dimana faktor-faktor lain dianggap tetap (ceteris paribus-CP).
Titik seimbang ini sangat ideal namun hanya terjadi ketika variabel lain CP yang mana hal itu agak mustahil terjadi di dunia nyata. Untuk menyederhanakan analisa saja konsep CP ini diadakan.
Nyatanya, didunia ini variabel-variabel yang mempengaruhi sangat banyak, sehingga begitu satu variabel lain saja dimainkan titik ini akan berpindah.
Katakan saja ketika variabel pajak dimasukkan maka fugsi demand dan supply akan bergeser dan kemudian akan membentuk titik equilibrium yang baru.

Hukum permintaan & penawaran

Pengertian Permintaan

Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu.
Hukum Permintaan
Hukum permintaan berbunyi: apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta, hal ini dikarenakan:
  • naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan
  • naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah.
Kurva Permintaan
Kurva Permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).
Contoh: Seorang ibu yang hendak membeli telur ayam berdasarkan tingkat harga yang ada, ini dapat terilustrasikan dalam tabel dan grafik.


Kurva permintaan akan bergerak dari kiri atas ke kanan bawah, maksudnya apabila harga mengalami penurunan, maka jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami kenaikan. Dari contoh di atas dapat dilihat, bila si ibu membeli telur dari 3kg menjadi 4kg karena harganya turun menjadi Rp. 8.850, maka kita tidak menyebutnya sebagai kenaikan permintaan tetapi kenaikan jumlah barang yang diminta, karena kenaikan masih berada pada pada satu kurva permintaan yang sama.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya:
  • Selera
    Apabila selera konsumen terhadap suatu barang dan jasa tinggi maka akan diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami peningkatan, demikian sebaliknya. Contohnya: permintaan terhadap telepon genggam.
  • Pendapatan konsumen
    Apabila pendapatan konsumen semakin tinggi akan diikuti daya beli konsumen yang kuat dan mampu untuk membeli barang dan jasa dalam jumlah yang lebih besar, demikian sebaliknya.
  • Harga barang/jasa pengganti
    Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif penggunaan. Contohnya: bila harga tiket pesawat Jakarta-Surabaya sama harganya dengan tiket kereta api, maka konsumen cenderung akan memilih pesawat sebagai alat transportasi. Contoh lain: untuk seorang pelajar bila harga pulpen lebih mahal dari pensil, maka ia akan cenderung untuk membeli pensil.

  • Harga barang/jasa pelengkap
    Keduanya merupakan kombinasi barang yang sifatnya saling melengkapi. Contoh: kompor dengan minyak tanah, karena harga minyak tanah mengalami kenaikan maka orang beralih menggunakan bahan bakar minyak tanah dan beralih ke bahan bakar gas.

  • Perkiraan harga di masa datang
    Apabila konsumen menduga harga barang akan terus mengalami kenaikan di masa datang, maka konsumen cenderung untuk menambah jumlah barang yang dibelinya. Contoh: Pada saat krisis ekonomi, ketika konsumen memperkirakan harga-harga sembako esok hari akan melambung tinggi, maka mereka akan memborong sembako tersebut hari ini.
  • Intensitas kebutuhan konsumen
    Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok oleh konsumen, maka jumlah permintaan akan mengalami peningkatan. Contoh: kebutuhan akan bahan pokok beras, konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga tinggi, walaupun pemerintah sudah menetapkan harga pokok.
Pengertian Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan  pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.
Hukum Penawaran
Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.
Kurva Penawaran
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). Contoh: jumlah pakaian batik yang ditawarkan Ibu Nina pada berbagai tingkat harga.


Kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas, artinya apabila harga pakaian batik naik maka jumlah pakaian batik yang ditawarkan ikut mengalami kenaikan. Dari contoh di atas dapat dilihat, bila harga pakaian batik dari Rp.500.000 menjadi Rp. 650.000 maka terjadi penambahan penawaran sebanyak 10 yaitu dari 15 menjadi 25.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, diantaranya:
  • Biaya produksi
    Harga bahan baku yang mahal akan mengakibatkan tingginya biaya produksi dan menyebabkan produsen menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian karena takut tidak laku.
  • Teknologi
    adanya kemajuan teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
  • Harga barang pelengkap dan pengganti
    Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.
  • Pajak
    semakin tinggi tarif pajak yang dikenakan akan berakibat naiknya harga barang dan jasa yang akan membawa dampak pada rendahnya permintaan konsumen dan berkurangnya jumlah barang yang ditawarkan.
  • Perkiraan harga barang di masa datang
    Apabila kondisi pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
  • Tujuan dari perusahaan
    Bila perusahaan berorientasi untuk dapat menguasai pasar, maka dia harus mampu menekan harga terhadap barang dan jasa yang ditawarkan sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Bila orientasinya pada keuntungan maksimal maka perusahaan menetapkan harga yang tinggi terhadap barang dan jasa yang ditawarkannya.
Sumber(www.e-dukasi.net)

Faktor Penggerak Kegiatan Ekonomi


1. Apa yang menjadi factor utama penggerak kegiatan ekonomi dan bagaimana kegiatan suatu perekonomian dapat berkembang?

Ternyata ada 3 faktor, yaitu :

a. Kebutuhan
Adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan keinginan manusia, baik itu kebutuhan rohani maupun jasmani yang dimana tingkat kebutuhan seseorang dengan yang lainnya berbeda dan dipengaruhi oleh tingkat kebudayaan suatu masyarakat.

b. Kelangkaan
Adalah suatu keadaan dimana jumlah alat pemuas kebutuhan manusia menjadi terbatas dan permintaan manusia akan alat pemuas kebutuhan sangat tinggi. Beberapa faktor dan penjelas yang menyebabkan kelangkaan adalah :
a. Keterbatasan SDA
b. Bencana alam
c. Pertumbuhan penduduk
d. Perlambatan penerimaan teknologi
e. Ketidaksabaran manusia
f. Terbatasnya kemampuan produsen

c. Alternatif
Adalah faktor lain yang menjadi salah satu faktor yang ada, selain 2 faktor di atas yang menjadi faktor pendukung, yang menjadi faktor penunjang lain dalam menggerakan kegiatan ekonomi dan bisa saja sewaktu-waktu menggantikan 2 faktor di atas.

Faktor ekonomi dapat menjadi suatu dasar pondasi yang sangat mempengaruhi berkembangnya kegiatan perekonomian, baik itu berkembangnya perekonomian dan tidak berkembangnya perekonomian yang bisa saja disebabkan oleh beberapa faktor penggerak perekonomian yang menunjang dengan pelaku ekonomi itu sendiri.