Jumat, 01 Februari 2013

71% Guru anggap media elektronik ganggu anak belajar

[Internet Sehat]  Apa betul media elektronik bisa berimbas pada kerkembangan anak? Ada sebagian kalangan yang khawatir bahwa aneka gadget canggih yang kini sudah dikenal anak-anak sejak usia belia dapat berefek negatif pada pertumbuhannya. Sebuah studi mengatakan bahwa jumlah penggunaan dan jenis media elektronik mempengaruhi performa anak di kelas.
Common Sense Media,  sebuah kelompok yang fokus pada imbas penggunaan media elektronik pada anak-anak, belum lama ini melakukan survei. Mereka melibatkan 685 guru dari Sekolah Dasar swasta dan negeri di Amerika. Kepada mereka ditanyakan bagaimana kebiasaan mengakses TV, video games, ponsel, social media, musik, dan jenis media lain berpengaruh pada kemampuan siswa di kelas.
Hasilnya, sebanyak 71% guru mengatakan bahwa media elektronik mengurangi perhatian siswa di kelas. Sementara 59% guru berpendapat, siswa yang mengakses media entertainmen mengalami gangguan dalam berkomunikasi langsung. Bahkan 58% yakin bahwa media elektronik berimbas buruk pada kemampuan menulis siswa.
Ada sekitar 50% guru mengatakan bahwa penggunaan media elektronik di rumah menganggu kualitas PR anak-anak.
“Banyak guru berpikir bahwa siswa yang menghabiskan waktu terlalu banyak dengan media akan tidak mempedulikan PR dan tidak siap saat di kelas,” kata laporan tersebut. DIketahui bahwa anak usia 8-18 tahun biasanya menghabiskan waktu lebih dari 7,5 jam sehari untuk mengakses media demi bersenang-senang.
Guru SD menyoroti vide games, TV, dan games komputer sebagai penyebab utama masalah siswa mereka. Sementara ada juga guru yang terganggu dengan siswa yang berkirim pesan teks atau mengakses social media di kelas.
Namun para guru juga mengakui adanya imbas positef dari media hiburan di rumah. Sebesar 63 guru berpendapat media tersebut membantu siswa menemukan informasi lebih cepat dan efisien. Bahkan 34% menyatakan media tersebut meningkatkan kemampuan multitasking siswa.
“Kami tahu bahwa anak-anak kami belajar dari media yang mereka konsumsi. Survei ini adalah pengingat lain mengenai betapa kritisnya kondisi agar kita mulai memandu anak-anak kita agar mereka memilih media yang baik, dan menyeimbangkan waktu mereka,” komentar James Steyer, founder dan CEO Common Sense Media. [Internet Sehat]
Sumber artikel: mashable / Sumber gambar: mashable

mobile blogging dengan 4 jurus simpel

[Internet Sehat] Ingin blog Anda dibaca di mana saja dan kapan saja? Kini orang tak lagi mengakses blog hanya dari laptop atau PC, melainkan juga tablet dan smartphone. Bagi para blogger, ini menguntungkan. Sebab setiap mereka mempromosikan link blognya, baik itu di Twitter atau Facebook, berarti siapa saja bisa membacanya.
Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika blog Anda ingin diakses secara mobile. Ya, layar smartphone atau tablet yang tidak sebesar laptop dan PC membuat user butuh tampilan blog yang pas untuk dibaca. Untuk itu para blogger juga harus memperhitungkannya. Apa saja yang harus diperhitungkan?
1. Periksa plug in blog Anda
Bagi engine blog seperti WordPress terdapat plug in yang bisa ditambahkan agar blog Anda tersedia dalam versi mobile. Versi mobile akan lebih ringan dan mudah diakses dari perangkat mobile, sebab memang khusus dirancang untuk itu. Versi mobile menyesuaikan tampilan dengan layar ponsel, sehingga lebih nyaman dibaca.
2. Tambahkan pada HTML
Jika Anda mempunyai HTML blog atau web, tambahkan konfigurasi HTML agar blog Anda tersedia dalam versi mobile dan web. Dengan begitu pengunjung yang mengakses dari perangkat mobile akan otomatis menuju ke versi mobile blog Anda. Tapi tetap ada opsi untuk memilih versi web jika mereka menginginkan.
3. Jangan pakai flash
Hindari penggunaan flash, sebab flash tidak selamanya bisa diakses dari smartphone. Selain itu flash juga akan membuat blog berat diakses, sehingga membuat pengunjung frustasi dan malas mengunjungi blog Anda.
4. Sertakan konten penting lain
Pembaca blog dari ponsel atau tablet yang berlayar kecil tidak selamanya ingin berlama-lama membaca blog Anda. Apalagi jika blog tersebut terlalu panjang. Rasanya melelahkan membaca blog dari layar yang kecil. Maka sertakan konten penting di blog Anda, sehingga mereka merasa tidak sia-sia mengakses blog dari layar mungilnya.
Happy blogging!
[Internet Sehat]
Sumber artikel: leonspencer.com/ Sumber gambar: chasesagum.com

Kamis, 31 Januari 2013

3 Resolusi agar komputer aman dari virus

[Internet Sehat]  Masih risau dengan virus dan malware di tahun 2013 ini? Boleh saja, asal diikuti dengan langkah-langkah preventif. User pada umumnya merasa terbebani jika harus bersikap waspada dan melakukan antisipasi pada virus. Padahal ada 3 langkah simpel yang bisa mulai diambil para user PC dan laptop agar perangkatnya bisa terbebas dari program berbahaya. Apa saja itu?
  1. Lakukan back up rutin
Pernah kehilangan data dan terpaksa mengulang kembali semua pekerjaan? Atau sedih karena album foto musnah terhapus virus? Itu tidak akan terjadi apabila Anda rajin melakukan back up atas data-data Anda. Cukup copy data ke flash disk, hard disk eksternal, komputer lain, maupun ke database onlie seperti Google Drive.  Lakukan back up secara rutin setiap kali menyimpan data baru. Dengan begitu Anda tidak perlu stress jika terserang virus atau komputer Anda hilang dicuri orang, sebab selalu ada data di tempat lain.
  1. Amati dulu sebelum mengklik
Banyak tawaran menarik berisi link untuk mengunduh sesuatu. Mulai dari foto selebriti, games gratis, ajakan mengikuti undian, dan banyak lagi. Waspadai semua itu, sebab biasanya berisi malware atau link yang akan membawa Anda ke web palsu yang akan mencuri data pribadi Anda. Jangan asal klik link tersebut. Cek siapa pengirimnya, kalaupun teman Anda, bisa jadi dia sendiri juga sudah terkena malware yang membuatnya menjadi penyebar link berisi malware juga.
  1. Usahakan selalu bersih
Kapan terakhir kali Anda membersihkan semua perangkat komputer Anda? Mulai dari monitor, keyboard, mouse, hingga kipas angin pendingin? Debu yang menumpuk pada perangkat keras bisa mempengaruhi kinerja komputer juga.  Jika itu terjadi, data Anda pun terancam terhapus. Carilah informasi mengenai bagaimana cara membersihkan perangkat Anda dengan benar tanpa merusaknya. Ada banyak tips tersebar di internet. Cukup dengan melakkukan bersih-bersih 3 bulan sekali, komputer Anda bisa bekerja dengan baik.
Selamat mencoba! [Internet Sehat]
Sumber artikel: PCWorld/ Sumber gambar:prodcrazy.com

5 trik hindari Email penipuan

Ilustrasi
[Internet Sehat] Sering menerima email berisi ajakan untuk memperbarui data atau mendaftar ulang kea kun online? Waspada, kemungkinan besar itu berasal dari phiser, yakni penjahat cyber yang mengirim link ke web palsu. Tujuannya adalah mencuri data pribadi Anda untuk dimanfaatkan. Data Anda akan dipakai untuk melakukan transaksi yang tak pernah Anda lakukan, sehingga tahu-tahu tagihan kartu kredit membengkak. Link itu juga bisa berisi malware yang jika diklik langsung menginfeksi komputer Anda.
Bagaimana mencegah Anda menjadi korban penipuan macam itu?
1. Sadari Anda adalah target
Setiap kali menerima email dari pihak tak dikenal atau berpura-pura dari pihak yang Anda kenal, selalulah bersifar curiga. Terlebih lagi jika email itu mengajak Anda mengklik link tertentu.
2. Kenali trik mereka
Para scammer atau phiser biasanya mengirim pesan intimifatif, mulai dari mengancam akan menutup rekening Anda jika tak mengikuti petintah mereka, sampai ancaman komputer Anda akan terkena virus. Jangan meladeni semua itu. Pihak bank atau instansi yang memang berkepentingan dengan Anda tidak akan mengancam pelanggannya selama mereka tidak melanggar peraturan.
3. Kontrol privasi online Anda
Jangan berbagi data pribadi seperti alamat rumah, nomor rekening, nomor kartu kredit, tanggal lahir, di web atau social media. Semua bisa dengan mudah “disedot” dan disalahgunakan. Bahkan bisa dipakai untuk mengirimi email scam yang seolah berasal dari institusi yang berhubungan dengan Anda.
4. Jangan klik!
Hati-hati pada URL dan HTML email, yang bisa jadi mirip dengan link ke bank Anda. Padahal bisa jadi itu link palsu yang sengaja dibuat agar Anda yakin bahwa email atau web itu benar milik bank Anda. Jangan klik link apapun yang dikirim oleh email yang meragukan. Jika itu benar dari bank Anda, biasanya mereka akan menghubungi via telepon.
5. Proteksi lebih ketat
Mintalah sistem keamanan online yang lebih ketat dari pihak IT kantor Anda. Atau lengkapi komputer dengan anti virus dan anti malware, serta selalu rajin melakukan update. Sebab bisa saja komputer Anda sudah terinfeksi tanpa Anda sadari.
[Internet Sehat]
Sumber artikel: mashable / Sumber gambar: mashable

Remaja lebih suka twitter daripada facebook.??

Ilustrasi
[Internet Sehat] Apakah kamu sudah lama tidak meng-update status di Facebook lagi? Tidak mengikuti lagi kabar teman-temanmu di social media yang satu itu? Jika ya, berarti itu membernarkan sebuah laporan yang dirilis The Los Angeles Times belum lama ini.
Alasan utama kenapa remaja kini sudah mulai malas ber-Facebook-ria adalah karena banyak orang tua yang mulai mengawasi anaknya dari social media itu. Sementara di Twitter atau Tumblr, mereka dapat menyamar dengan akun lain, tidak perlu memasang avatar asli, dengan bio atau profil ringkas saja. Maka mereka merasa aman-aman saja dari pengawasan orang lain, termasuk orang tua atau keluarga. Di Twitter, mereka juga bebas untuk tidak harus menyetujui permintaan menjadi teman. Bahkan yang sudah mereka kenal di dunia nyata pun dapat mereka hindari dengan mudah ketimbang di Facebook.
Menurut Pew Internet Survey terbaru, sebanyak 31% pengguna internet berusia 18-24 tahun, adalah pengguna Twitter. Mereka merasa senang di Twitter sebab bisa bebas membuat hashtag atau tagar yang memungkinkan mereka membuat trending topic yang mendunia.
Namun ini bukan berarti Twitter akan dengan mudah menggeser Facebook dari tahta rajanya social media dunia. Dengan jumlah user lebih dari 900 juta orang, Facebook masih belum dapat dijatuhkan dalam waktu dekat. Tapi dengan fakta bahwa mulai banyak remaja yang tidak lagi terlalu tertarik bergaul di Facebook, sudah saatnya perusahaan milik Mark Zuckerberg memikirkan strategi agar tak berakhir seperti MySpace atau Friendster. [Internet Sehat]
Sumber artikel: Mashable.com / Sumber gambar: Mashable.com

pengguna twitter tumbuh, kalahkan facebook

[Internet Sehat]   Facebook boleh saja menjadi social media dengan user terbanyak di dunia. Tapi tunggu dulu, Twitter adalah social media dengan pertumbuhan user tercepat di muka bumi. Mengalahkan Facebook dan Google+. Demikian studi terbaru yang dilakukan Global Web Index, sebuah sindikasi layanan riset market seputar perilaku online dan social media.
Pertumbuhan jumlah aktif user Twitter melonjak 40% sejak kuartal kedua hingga kuartal keempat 2012. Ini setara dengan 288 juta aktif user per bulannya. Definisi aktif yang dipakai adalah mereka yang berkontribusi pada postingan di Twitter dalam sebulan terakhir.
Pada bulan Juli 2009, ketika dicatat bahwa Twitter hanya memiliki 35,7 user aktif saja. Tapi sejak itu, social media dengan pembatasan karakter postingan ini telah mengalami lonjakan luar biasa, 714%. Para user yang sudah bergabung pun tidak pasif, melainkan cukup banyak terlibat. Kini diperkirakan terjadi pertambahan 59% user aktif yang cukup rajin berkicau di Twitter setiap bulannya. Jika dikaji, maka 21% dari seluruh populasi dunia adaah pengguna aktif Twitter.
Apa yang membuat Twitter lebih berkembang pesat dalam hal pertumbuhan jumlah user ketimbang social media lain? Kemungkinan adalah aplikasi ini cukup ringan, mudah diinstal di ponsel, mulai dari ponsel paling sederhana, hingga smartphone. Dengan begitu maka setiap pengguna ponsel dapat tetap terhubung ke teman-teman Twitter-nya dimana dan kapan saja. Para klien Twitter pun tersedia dalam banyak opsi, disesuaikan dengan kebutuhan dan selera user.
Selain itu penggunaan Twitter juga dinilai sangat sederhana, tidak serumit social media lain. Faktor lain, Twitter tidak terlalu mengekspos profil penggunanya seperti Facebook. Setiap user hanya dibatasi memamerkan profil dalam biodata singkat. Hal ini membuat usernya merasa sedikit lebih aman dalam hal privasi ketimbang social media lain yang mengekspos data pribadi terlalu banyak.
[Internet Sehat]

depresi karena internet??

[Internet Sehat]  Internet memicu gangguan jiwa? Betul, dan para psikiater sudah mengakuinya. Istilah “Internet-Use Disorder” atau “gangguan penggunaan internet”, akan masuk dalam daftar resmi manual diagnosa para psikiater, mulai tahun depan. Ini berarti memang gangguan jiwa akibat penggunaan internet itu sungguh ada. Sementara istilah “kecanduan internet” sendiri sudah diakui oleh para psikiater.
Sebenarnya istilah “gangguan kecanduan internet”, jika menurut Wikipedia, sudah ada sejak 1995. Hanya saat itu disebut sebagai hoax satir di kalangan pengguna internet. Kini, agaknya istilah tersebut semakin cocok untuk menggambarkan bagaimana orang bisa begitu kecanduan atau terpicu emosinya karena interaksi di dunia maya. Terutama fakta bahwa ada ratusan juta orang pengguna Facebook dan berapa banyak waktu terbuang demi online.
Yang menjadi konsen utama para psikiater adalah kelompok anak-anak, terutama anak-anak yang terlalu banyak bermain video games online. Mereka cenderung cepat menalami nervous, sensitif pada laptop, tablet, atau perangkat lain, jika diambil darinya.
Tim psikiater Australia masih coba memberi batasan jelas mengenai diagnosa “gangguan penggunaan internet”. Menurut mereka masih dibutuhkan lebih banyak riset untuk itu.
“Pada anak-anak, kebiasaan main game adalah isu yang sudah sangat jelas,” ungkap,” Profesor Mike Kyrios dari Swinburne University of Technology. “Tapi secara keseluruhan penggunaan teknologi dapat memicu problem lain.”
Berarti, gangguan semacam itu bukan saja dialami anak-anak, melainkan juga semua kelompok usia. Namun usia anak-anak adalah yang paling rentan, sebab jika di usia belia sudah mengalaminya, dapat dibayangkan bagaimana dampaknya ketika mereka dewasa kelak. [Internet Sehat]
Sumber artikel: mashable.com / Sumber gambar: mashable.com