Jumat, 23 November 2012

PADAHAL SUDAH DAPAT VERIFIKASI, TAPI RENCANA ITU GAK MUNGKIN TERLAKSANA TANPA IZIN ORANG TUA

PT. BUKIT ASAM TBK., siapa yang tak mengenal suatu perusahaan pertambangan batu bara ini, sudah pasti kita mengenalnya kan, siapa sih yang g tertarik kerja di perusahaan tersebut, tentu semua lulusan baik dari SMK maupun perguruan tinggi  , menginginkan bekerja disana, tak terkecuali aku , dilema karena aku adalah anak cowok satu-satunya dikeluargaku, aku sadar suatu saat aku akan menjadi seorang pemimpin, tentu seorang pemimpin harus bisa mempin dari segi apa aja bukan.??
emang sih rexeki udah diatur, tapi kan manusia harus tetap berusaha mencarinya , seperti kebanyakan orang , aku pengen punya kerja yang layak agar suatu saat nanti saat berumah tangga bisa memimpin keluargaku dengan baik*amien* .
kembali kemasalah pekerjaan, aku sudah lama menganggur dan aku  berpikir kalau aku terus=terusan begini apa jadinya nanti...*ngomong dalam hati* tak ada yang lebih galau kecuali jadi pengangguran sukses, pengangguran koq bisa sukses mana mungkin*1000:1* ya manusia memang diciptakan untuk menjalani kehidupannya sebaik mungkin dan tak terkecuali aku, hanya semangat yang kupunyai saat ini, hanya harapan dan usaha yang kulakukan tiap hari, menjadi seseorang yang sukses itu tidak mudah, tapi juga gak sulit-sulit amat c, namun wajib bagi melakukan yang terbaik untuk diriku sendiri, keluarga dan orang-orang terdekat disekitarku.....
*AKU HARUS LEBIH BAIK DARI HARI INI*

By. Didik

Selasa, 20 November 2012

INDONESIAN'S PEOPLE FUCK ISRAEL

we as the people of Indonesia strongly condemns the violent, war crimes to palestine. I will never forgive Israel a cruel and wait for retaliation from Muslims..

PRAY FOR PALESTINE ....

 

Senin, 19 November 2012

Tingkatkan Nilai Jual CV, Ini Tipsnya

GRESIK- Curriculum Vitae (CV) menjadi penentu peluang kita untuk masuk tahap interview kerja. Jika CV kita tidak menarik perhatian para penyeleksi maka bukan tidak mungkin hanya akan berakhir dalam tumpukan berkas atau dengan mudahnya dihapus dalam inbox email.  
Untuk meningkatkan nilai jual CV ada beberapa langkah yang kita perlukan. Jika sebelumnya sudah ada lima langkah, yakni menggunakan kertas putih, pemilihan jenis huruf, memperhatikan tanda bahasa dan ejaan, memperhatiakan aspek kerapian dan keindahaan, serta eksplisit, berikut lima langkah selanjutnya. Demikian, seperti dikutip dari buku 13 Cara Menyusun CV dan Surat Lamaran Kerja karya Wulandari Setyaningrum dan RN Superteam, Sabtu (17/11/2012).
 
Isi singkat dan berisi
Anda bukanlah satu-satunya pelamar pada pekerjaan tersebut. Terdapat ratusan bahkan ribuan CV lain yang mengantre untuk diseleksi oleh perusahaan dan mereka tidak memiliki waktu untuk membaca CV tersebut secara mendetail hingga tuntas. Oleh karena itu, tulislah CV sesingkat mungkin namun dapat menarik perhatian mereka dalam beberapa detik. Jika penyeleksi harus memahami CV Anda dalam waktu lebih dari tiga menit, maka CV Anda dapat dikategorikan buruk.
 
Selektiflah dalam memasukkan data-data personal pada CV. Menjadi nilai lebih bagi Anda ketika CV tersebut padat dan berisi karena Anda dianggap orang yang fokus dalam pekerjaan. Banyak perusahaan menyukai karyawan yang bekerja secara sistematis namun pekerjaannya tidak sistemik.
 
Jujur
Jujurlah dalam menulis CV Anda. Tidak perlu melebih-lebihkan potensi yang Anda miliki maupun menutupi prestasi yang sebenarnya Anda miliki. Perusahaan akan sangat menghargai Anda jika Anda pun mampu jujur pada diri sendiri.
 
Sesuaikan dengan kualifikasi yang dibutuhkan
Sebaik dan sebagus apapun CV Anda jika tidak memenuhi kualifikasi yang ditetapkan perusahaan tersebut, CV Anda hanya akan didiamkan. Setiap perusahaan memiliki kualifikasi dan spesifikasi masing-masing. Oleh karena itu, pastikan kita mengetahui kualifikasi maupun spesifikasi yang ditetapkan oleh perusahaan tersebut sebelum membuat CV.
 
Rekomendasi
Jika memang ada pihak-pihak yang dapat memberi referensi mengenai kualifikasi yang Anda miliki, maka cantumkan nama dan nomor telepon orang tersebut. Pastikan orang tersebut memang mengetahui kemampuan dan kepribadian Anda sehingga dapat memberikan nilai-nilai positif bagi perusahaan tujuan.
 
Konsistensi karier
Pengalaman magang maupun pekerjaan di bidang serupa yang memang kita minati akan menunjukkan konsistensi kita terhadap pekerjaan tersebut. Pihak penyeleksi akan menganggap kita mahir dan memiliki keahlian pada bidang tersebut.
(mrg)

3 Hal Penting Agar Siap Bersaing di Dunia Kerja

GRESIK- Begitu memasuki semester akhir perkuliahan, kita sudah harus mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Seperti adaptasi baru di tiap jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga bangku perkuliahan, dunia kerja juga merupakan dunia baru dengan berbagai “kejutan”.  
Persaingan di dunia kerja saat ini sangatlah tinggi. Tidak hanya bersaing secara lokal, kita pun harus mempersiapkan diri bersaing dengan tenaga kerja global. Jika tidak mampu mengatasi persaingan yang ada di dunia kerja, dengan mudah kita akan tersingkir.
 
Namun, tidak perlu khawatir karena kita masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Lantas, apa saja sikap yang dibutuhkan untuk mampu bersaing di dunia kerja? Berikut hal mendasar yang patut diketahui kawula muda selaku fresh graduate di dunia kerja, seperti dikutip dari buku 13 Cara Menyusun CV dan Surat Lamaran Kerja karya Wulandari Setyaningrum dan RN Superteam, Jumat (16/11/2012).
 
Cara Pandang
 
Sebagai fresh graduate tidak jarang kita sering dianggap sebelah mata oleh para senior di kantor. Namun, jangan biarkan hal itu mengintimidasi kita. Meski terbilang anak baru, jangan mau kalah dengan rekan kerja lainnya. Percaya diri alias pede aja kita punya kemampuan yang baik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Buka diri untuk setiap perubahan dan keinginan untuk terus belajar dari rekan kerja maupun atasan.
 
Tingkatkan Kemampuan
 
Saat mendaftarkan diri pada sebuah lowongan pekerjaan, sudah selayaknya kita mengetahui dengan pasti apa yang menjadi kelemahan dan kekurangan kita. Setelah mengevaluasi diri dan menyadari kekurangan tersebut, teruslah berusaha untuk meningkatkan kemampuan dan meminimalisasi kekurangan. Cara mudah untuk meningkatkan kemampuan adalah dengan membaca sehingga dapat memperluas pengetahuan dan informasi terkini. So, jangan takut mencoba hal baru untuk mengeksplorasi kemampuan yang kita miliki. Terutama di bidang teknologi, karena perusahaan tidak mengingingkan karyawan yang gagap teknologi alias gaptek.
 
Inovatif dan kreatif
 
Untuk mampu bersaing di era kompetitif ini, kawula muda harus senantiasa bersikap inovatif dan kreatif. Dengan terus mengasah daya kreativitas dan inovatif, peluang kita untuk mendapatkan pekerjaan akan terbuka semakin lebar. Bahkan, kita dapat menciptakan peluang kerja baru daripada sekadar mencari pekerjaan.
 
Selamat mencoba!
(mrg)

10 Jurusan Paling Berguna Saat Cari Kerja

GRESIK- Seberapa penting jurusan yang kita pilih saat kuliah menentukan peluang kerja di masa mendatang? Faktanya, beberapa lulusan dari jurusan tertentu harus banting setir menghadapi bidang ilmu baru yang benar-benar berbeda ketika bekerja.

Menurut survei terhadap sejumlah lulusan di Inggris yang dilakukan oleh Higher Education Careers Services Unit (HECSU) mengenai kegunaan jurusan yang dipilih ketika kuliah dengan kesempatan kerja, Jurusan Studi Filosofi dan Sejarah menempati urutan terakhir. Berikut 10 program studi (prodi) di perkuliahan yang paling bermanfaat di dunia kerja, seperti dilansir dari Telegraph, Selasa (20/11/2012).

1. Ilmu Pengobatan dan Kedokteran Gigi

Sebesar 94,1 persen lulusan Ilmu Pengobatan dan Kedokteran Gigi merasa subyek studi yang mereka pelajari ketika kuliah membantu dalam mendapatkan pekerjaan dengan jangka waktu 18 bulan setelah lulus.

2. Farmasi dan Keperawatan

Sebanyak 82,1 persen lulusan prodi Farmasi dan Keperawatan mengaku jurusan tersebut membantu dalam mendapatkan pekerjaan setalah 18 bulan lulus.

3. Pendidikan

Secara konsisten, 72,4 persen lulusan jurusan Pendidikan mengaku jika subyek studi yang mereka pelajari selama perkuliahan memiliki keuntungan dalam mendapatkan pekerjaan dalam waktu 18 bulan setelah lulus.

4. Jurusan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM)

Para lulusan dari keempat disiplin ilmu tersebut secara konsisten mengaku jika gelar mereka berguna dalam mencari kerja. Dalam persentase, 65 persen mahasiswa Ilmu Fisika, 68,6 persen lulusan prodi Matematika dan Ilmu Komputer, dan 73,4 persen mahasiswa Teknik menyatakan, materi perkuliahan yang mereka pelajari berguna untuk meraih pekerjaan.

5. Hukum

Para lulusan Jurusan Hukum merasa menyukai pilihan mereka karena bermanfaat dalam memperoleh pekerjaan dengan jangka waktu 18 bulan setelah lulus. Sebesar 92 persen mahasiswa Hukum semester akhir merasa jurusan tersebut berguna dalam mencari pekerjaan. Namun, hanya 61,9 persen lulusan Jurusan Hukum yang merasa subyek studi mereka selama perkuliahan bermanfaat dalam mencari pekerjaan.

6. Bahasa

Para lulusan prodi Bahasa relatif puas dengan jurusan yang mereka pilih. Sebesar 60,8 persen lulusan mendapatkan pekerjaan setelah 18 bulan menamatkan studi mereka.

7. Biologi, Agrikultur, dan Ilmu Binatang

Hanya 54,3 persen lulusan dari ketiga jurusan tersebut yang merasa subyek studi mereka selama perkuliahan memiliki manfaat dalam mendapatkan pekerjaan. Jumlah ini menurun dibandingkan survei yang dilakukan kepada mahasiswa semester akhir di jurusan yang sama, yakni 75 persen yang mengaku jurusan tersebut berguna dalam mendapatkan pekerjaan.

"Responden dengan gelar Biologi mengindikasikan, ada beberapa isu tertentu yang berkaitan dengan kurangnya spesialisasi dalam gelar Biologi murni," tulis laporan tersebut.

8. Seni Kreatif dan Desain

Lulusan prodi ini yang merasa jurusan tersebut berguna dalam mendapatkan pekerjaan kurang dari 50 persen.

9. Jurusan Komunikasi Massa dan Dokumentasi

Prodi ini juga menempati urutan menyedihkan di mata para responden. Hanya 44,8 persen lulusan prodi tersebut yang mempertimbangkan jurusan tersebut bermanfaat dalam bursa kerja. Namun, 70 persen mahasiswa semester akhir pada jurusan tersebut berpendapat, materi studi yang mereka pelajari berguna untuk menemukan pekerjaan. Menurut laporan HECSU, prodi tersebut meliputi para lulusan dari sebagian besar subyek vokasi, termasuk Jurnalistik yang mungkin menyoroti isu bagaimana mengantisipasi lulusan dalam mendapatkan pekerjaan di sektor media.

10. Studi Filosofi dan Sejarah

Hanya 42,5 persen mahasiswa jurusan tersebut yang setuju jika subyek studi yang mereka pelajari semasa kuliah memiliki keuntungan dalam mencari pekerjaan.(rfa)

Sabtu, 17 November 2012

Agar Keuangan Terorganisasi dengan Baik

GRESIK - Beberapa hal dalam hidup juga harus dipersiapkan dan diorganisasi. Baik dalam pekerjaan agar semua tugas selesai sesuai waktu dan target, serta di rumah agar saat kembali ke rumah dari kantor Anda merasa nyaman dengan rumah yang teratur, juga dalam hal keuangan. Kiat praktis berikut ini bisa membantu Anda agar keuangan lebih terorganisasi dengan baik.

1. Catat pengeluaran. Rajin mencatat pengeluaran setiap harinya membuat Anda tahu pos mana yang perlu ditambah atau dikurangi. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.

2. Buat pos keuangan. Supaya tidak boros dan bisa menabung, buatlah pos-pos keuangan. Bedakan antara pengeluaran untuk makan, transportasi, belanja bulanan, maupun shopping. Jangan lupa siapkan juga untuk pengeluaran tak terduga.

3. Liburan happy. Yang satu ini juga tidak boleh dilupakan. Rencanakan liburan Anda dengan pengaturan finansial yang tepat, mulai akomodasi hingga soal shopping. Menyiapkan dana tak terduga juga perlu. Tapi jangan berlebihan jika tak ingin menyesal di kemudian hari.

4. Manfaatkan online banking. Online banking adalah cara yang baik untuk mengendalikan keuangan Anda. Transfer antar rekening dapat dilakukan dengan mudah, bahkan terencana jika memang Anda kerap melakukan transfer rutin untuk pembayaran tertentu. Cara ini memudahkan Anda untuk mengawasi rekening karena semua transaksi teratur dan tercatat dengan baik.

5. Alarm pengingat. Set alarm pengingat di ponsel terkait hari penting misalnya, ulang tahun pasangan, hari jadi pernikahan, ulang tahun teman baik atau anggota keluarga Anda, satu minggu sebelum hari itu. Dengan pengaturan yang baik, Anda punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan atau membeli barang atau hadiah yang dibutuhkan untuk merayakan hari istimewa ini.

(Majalah Chic/Christofiana Rosa)

5 Sebab Gaji Tak Pernah Cukup

GRESIK - Seberapa besar pun gaji, selalu saja habis di tengah bulan. Padahal idealnya gaji semestinya cukup sampai gaji berikutnya tiba. Sebelum minta naik gaji, berikut beberapa kemungkinan mengapa gaji tidak pernah cukup.

1. Gaya hidup meningkat
.
Waktu pertama kali bekerja transportasi andalan adalah bis, kereta api, setelah bekerja beberapa tahun, beralih menjadi taksi. Bila dulu tidak suka ngopi, sekarang hangout di coffee shop bersama teman-teman adalah jadwal rutin setiap Jum'at. Ini yang terjadi pada banyak orang.

Cyril Northcote Parkinson penulis buku Parkinson's Law mengatakan semakin besar penghasilan seseorang maka dia cenderung meningkatkan cara dan gaya hidupnya.

Akibatnya, pengeluaran pun bertambah seiring dengan peningkatan penghasilan. Apalagi jika peningkatan pengeluaran melebihi kenaikan gaji. Misalnya gaji hanya naik 10 persen sementara pengeluaran bertambah menjadi 10-20 persen. Bila kondisinya seperti ini, seberapa besar pun gaji Anda, tidak akan pernah cukup.

2. Tiba-tiba menjadi penting.

Saat terjadi kenaikan gaji biasanya yang juga naik adalah keinginan terhadap sesuatu. Padahal, ketika gaji belum naik, keinginan itu tidak muncul.

Misal, saat gaji Rp 3 juta Anda tak melirik gadget tertentu karena menganggap tidak butuh dan tidak ada dana. Tapi begitu gaji naik dua kali lipat, tiba-tiba saja Anda merasa gadget tersebut menjadi penting. Mengapa? Karena ada dana yang memungkinkan untuk membelinya. Padahal itu hanya keinginan bukan kebutuhan. Kebutuhan adalah kita tidak bisa produktif bila tidak memiliki suatu benda tertentu. Bila dengan gadget tersebut bisa memudahkan pekerjaan dan membuat Anda lebih produktif, boleh saja mengalokasikan dana untuk memilikinya.

3. Lebih enak dibelanjakan daripada ditabung.

Niat sebelum mendapat gaji adalah menabung dan investasi, namun niat ini menguap begitu gaji sudah di tangan. Tiba-tiba saja Anda merasa sayang mengeluarkan uang untuk menyiapkan masa depan. Mau menabung? Nanti deh kalau ada sisa. Mau investasi? Sayang, bulan depan saja. Selalu ada alasan untuk menunda niat ini.

Mengapa berubah pikiran? Karena belanja jauh lebih menyenangkan daripada menabung. Ketika belanja, Anda akan mendapatkan tas, sepatu, baju dan pernak pernik lainnya. Sedangkan kalau ditabung, Anda tak melihat barangnya.

Memilih barang saat belanja juga memberikan kenikmatan tersendiri. Begitu menyenangkan sampai kerap tak sadar telah menghabiskan uang di dompet. Akhirnya ketika ada kebutuhan yang benar-benar penting, keuangan menipis dan merasa gaji tak pernah mencukupi kebutuhan.

4. Dihabiskan di depan.
Begitu semua kewajiban atau tagihan rutin sudah dibayarkan, Anda lantas asal mengeluarkan uang. Atau begitu menerima gaji, kendali belanja jadi longgar. Di tengah bulan, Anda bisa tutup mata melihat tawaran sale, tapi begitu terima gaji, selalu ada alasan untuk membeli apa saja di depan mata. Karena harga murah, barangnya koleksi terbatas, modelnya menarik. Jika ini terjadi pada Anda, jangan heran jika gaji tidak cukup hingga ke gaji berikutnya.

5. Kenaikan tak sebanding dengan inflasi.

Kalau sudah berhemat dan mengencangkan ikat pinggang tapi gaji tak cukup juga, kemungkinan besar karena kenaikan gaji tak sebanding dengan kenaikan inflasi. Kalau kenaikan inflasi saja misalnya 15 persen, kenaikan gaji per tahunnya hanya 10 persen, jelas tidak akan mengejar kebutuhan.

Misalnya, gaji yang diterima Rp 2 juta per bulan, sementara biaya hidup juga Rp 2 juta. Begitu tahun depan harga naik, termasuk biaya transportasi, biaya hidup meningkay menjadi Rp 2,3 juta per bulan. Sementara kenaikan gaji hanya Rp 2,2 juta. Pantas saja jika gaji tak cukup.

(Majalah Chic/Ika Nurul Syifaa)

Musim Hujan, Mahasiswa Pantang Sakit

GRESIK- Pagi hari kita berangkat kuliah dengan cuaca begitu cerah. Tiba-tiba di tengah jalan, di atas motor kita terguyur hujan deras padahal sedang tidak mengenakan jas hujan. Ini tandanya musim pancaroba sudah mulai menunjukkan kuasanya.


Mereka yang tidak memiliki daya tahan tubuh (imunitas) kuat, bisa jadi akan langsung sakit begitu menghadapi situasi tadi. Perubahan cuaca yang tiba-tiba, apalagi ditambah kelelahan karena harus sering bergadang mengerjakan tugas-tugas kuliah, merupakan kombinasi mematikan untuk membuat kita terkapar sakit.


Sakit apa pun pasti tidak mengenakkan, terlebih bagi mahasiswa rantau. Hidup jauh dari orangtua berarti kita juga harus mandiri ketika sedang sakit. Tetapi, tidak jarang, kita bingung harus berbuat apa.


Nah, mulai sekarang, mari kita belajar merawat diri sendiri ketika sakit. Enggak usah bingung, The Campus Companion, Kamis (15/11/2012) punya tipsnya;


Siapkan perangkat "P3K"   


Bahkan ketika kita sehat, siapkan seperangkat benda yang akan membantu kita di saat sakit. Perlengkapan ini bisa berupa kotak yang berisikan obat-obatan, tisu, sup instan, obat batuk, dan benda lainnya yang mungkin kita perlukan ketika sakit.


Tentu kita enggak mau keluar rumah kos hanya untuk membeli barang-barang tersebut ketika sakit, kan? Selain itu, siap sedia seperti ini juga akan mempersingkat masa sakit kita.


Istirahat, istirahat, istirahat


Jadwal yang padat, teman sekamar yang sering mengganggu, dan kehidupan sosial yang begitu menarik, tentu akan membuat kita kesulitan mengambil waktu untuk rehat sejenak. Tetapi ingat, jika tidak berisitirahat, sakit kita malah akan semakin parah, atau akan berlangsung lebih lama. Tubuh kita butuh menyembuhkan dirinya ketika kita sakit, dan istirahat adalah cara terbaik untuk mencapai kesembuhan itu.


Minum banyak cairan


Cairan akan merehidrasi tubuh kita, dan menjaganya tetap sehat. Pastikan untuk minum cukup cairan, bisa berupa air putih, sup, atau jus buah. Ketika sakit, kita boleh saja minum susu hangat, tetapi batasi jumlahnya karena susu dapat merangsang produksi lendir di tenggorokan.


Makan sehat


Pola makan sehat selalu penting, dan lebih penting lagi ketika sedang sakit. Jika kita tinggal di asrama yang tidak menyediakan dapur, atau keadaan tidak memungkinkan kita untuk memasak makanan sendiri, maka cobalah mengonsumsi banyak buah dan sayuran. Kedua jenis makanan ini mengandung banyak vitamin yang akan membantu kita lebih cepat pulih.


Minum obat


Kuncinya adalah meminum obat yang tepat, dengan dosis yang tepat, dan waktu yang tepat pula. Jangan sembarangan minum obat tanpa memperhatikan kandungannya. Kita harus pintar dalam urusan minum obat ketika sakit.


Jika meminum obat pasar, pastikan kita mengikuti petunjuk penggunaannya, atau berkonsultasilah dengan dokter.


Pergi ke dokter


Tiap kampus biasanya memiliki pusat kesehatan mahasiswa yang berada di sekitar wilayah kampus. Memang malas nian rasanya bangkit dari tempat tidur dan memaksakan diri berkonsultasi dengan dokter di sana. Tetapi hal ini akan sepadan, kok. Apalagi jika ternyata penyakit yang kita rasa lebih serius dari yang kita duga.


Selain itu, jika dokter menyuruh kita istirahat, maka dia akan memberikan surat keterangan sakit untuk kita berikan kepada dosen. Ingat ya, jika sang dokter memberikan resep obat, pastikan kita menebus obat tersebut dan meminumnya sesuai dosis dan aturan minum yang ditentukan. Bahkan, di saat kita merasa sudah baikan sekali pun.


Hubungi dosen

Jika sakit yang kita rasa membuat kita harus absen kuliah, maka akan lebih baik jika kita memberi tahu langsung dosen pengampu mata kuliah. Kita bisa menelepon atau mengiriminya email di awal masa sakit ketimbang muncul beberapa hari kemudian meminta tolong agar boleh ikut kuis susulan.


Cara ini akan menunjukkan kepedulian kita pada perkuliahan, dan tidak lantas membuat kita terlihat seperti ingin membolos. Para dosen pun akan lebih mudah menolong kita jika kita menghubungi mereka lebih dahulu.


Coba belajar

Enggak ada salahnya kok belajar sedikit demi sedikit meski sedang sakit, apalagi jika kita sakit menjelang masa ujian. Kita enggak mau nilai-nilai kita turun, kan? Tapi ingat, jangan diforsir, ya!


Beberapa hal ini dapat membantu kita terhindar dari sakit:

- Rajin cuci tangan

- Rutin bersihkan kamar

- Tidur cukup, minimal delapan jam sehari

- Jangan berbagi gelas atau alat makan dengan orang lain

- Jangan berdekatan dengan teman yang sakit

- Tetap terhidrasi.(rfa)

Jangan Ragu Ambil Kesempatan!

GRESIK - Pernah enggak terpikir apakah kita mampu melakukan sesuatu yang rasanya mustahil? Misalnya, mendaki tujuh gunung tinggi (seven summits) di dunia? Atau, enggak usah muluk-muluk deh, menyelesaikan skripsi dan lulus kurang empat tahun? Jawabannya adalah kita enggak akan pernah tahu sampai kita mencobanya.


Mengapa begitu? Sebab, keragu-raguan adalah hal yang menghalangi kita dari kesuksesan meski kesempatan di depan mata. Jadi, daripada meragu, mengapa kita tidak mencoba saja menjalani semua kesempatan yang menghampiri kita?


Surviving College, Kamis (15/11/2012), melansir, ada beberapa kondisi yang membuat kita ragu ketika suatu kesempatan datang. Cek, yuk, apakah kita pernah menghadapi situasi ini.


Apakah saya punya kesempatan memenangi kompetisi ini?


Jawabannya adalah "tidak", kecuali kita mencobanya. Hanya karena peluang kita kecil, bukan berati kita memperkecil kemungkinan itu lagi dengan tidak mengikuti kompetisi yang menarik minat kita.


Akankah bayaran kerja lembur ini setimpal?


Jika kita tidak melakukan kerja tambahan, tentu enggak akan ada tambahan juga yang kita hasilkan. Jika kita lembur dan mendapat bonus dari pekerjaan tersebut, bagus. Jika tidak, maka setidaknya kita telah mengambil kesempatan yang ada. Kita enggak akan pernah tahu kecuali mencobanya, kan?


Akankah anggota kelompok ini menyukai saya?


Ingat saja, jawabannya selalu tidak sebelum kita mencobanya. Jika kita diundang ke suatu acara oleh kelompok yang belum kita kenal, sering kali kita enggan pergi karena merasa akan tidak nyaman. Padahal, kesempatan kita untuk disukai orang-orang di acara tersebut akan terbuka ketika kita datang dan berkenalan dengan orang-orang baru, kan? Setidaknya, dengan datang saja, kesempatan kita untuk mendapatkan teman baru terbuka lebih lebar.


Jadi, yuk, kita manfaatkan kesempatan!(rfa)

"Jangan Menunggu Ide, Baru Menulis"



GRESIK - Seringkali kita merasa mandek saat menulis karena ketiadaan ide. Padahal, ide bisa datang saat kita menulis. Hal ini tidak hanya dialami oleh para pemula, percaya atau tidak, para penulis besar pun kerap mengalami keadaan tersebut.

Penulis buku Sex After Dugem Budiman Hakim pun berbagi pengalamannya dalam menulis kepada para peserta yang hadir dalam Kompasianival 2012. "Jangan menunggu ide baru nulis, tapi menulislah maka akan muncul ide," ungkap Budi, di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (17/11/2012).

Budi memberikan ilustrasi tentang dirinya yang memutuskan Makan di warung Padang. Dia dengan jelas sudah mengetahui menu dan rasa masakan Padang tersebut. Namun, begitu melihat langsung menu-menu tersebut, dia bisa menghabiskan empat piring.

"Sama seperti ide. Mungkin di awal kita tidak tahu mau menulis apa. Tapi ternyata setelah menulis beberapa baris kita jadi tidak mau berhenti," tuturnya.

Menurut Budi, sebuah tulisan yang bagus adalah tulisan yang bisa menggugah emosi pembaca. Namun, untuk menghasilkan tulisan yang bagus perlu dilakukan latihan secara terus-menerus. Social media seperti Facebook dan Twitter bisa jadi sarana latihan yang baik.

"Lewat Twitter kita ngetweet sabagus mungkin. Semakin banyak yang RT berarti karya itu menggugah emosi orang lain. Nulis itu seperti tinju, butuh latihan terus untuk bisa jago. Selama kita enjoy melakukannya, maka tidak akan terasa berat," imbuh Creative Director MAC2009 itu.

Dia menyebutkan, dengan menjadi penulis tidak akan membuat seseorang menjadi kaya. Tapi, tambahnya, menulis bisa jadi jembatan untuk jadi kaya.

"Gara-gara menulis kita bisa jadi pembicara di berbagai acara. Tulisan kita difilmkan atau tulisan itu menjadi best seller sehingga dikenal di masyarakat luas sehingga memperbanyak royalti. Maka, gunakan kreativitas untuk hal-hal yang positif," tutupnya.

Jumat, 16 November 2012

Damar Kurung, Upaya Memuliakan Warisan Leluhur Gresik



Damar Kurung, Upaya Memuliakan Warisan Leluhur Gresik. Gresik sebagai kota pesisir mempunyai akar budaya yang cukup kaya dan berwarna. Berbagai kebudayaan itu muncul karena mudahnya akulturasi antara pendatang dengan penduduk lokal. Salah satu budaya yang masih diuri-uri dan tetap menjadi ikon salah satu kota gresik adalah Damar Kurung.
Damar Kurung juga merupakan ikon kota yang tertua di Kota Gresik seperti yang tertulis pada buku Mocopat karena Damar kurung telah ada sejak zaman Pemerintahan Sunan Giri, Kolonial Belanda dan Jepang, hingga sekarang. Damar Kurung sendiri merupakan karya seni unik. Dalam pandangan seni rupa, lukisan-lukisan nenek ini sedemikian unik.
Ada yang menyebut bergaya naif, kekanakkanakan, dan dia melukis seperti meluncur begitu saja. Maka seorang perupa asal Gresik, Imang AW tertarik untuk mengangkatnya dalam khasanah lukisan pada umumnya. Masmundari diminta melukis dengan bahan dan alat melukis yang lebih bagus, melukis di atas selembar kertas, kemudian dibingkai sebagaimana lukisan pada umumnya.
Maka jadilah lukisan gaya Masmundari yang menarik banyak kalangan dalam pameran di Jakarta dan hotel-hotel besar serta mendapat perhatian dari petinggi negeri termasuk Presiden RI Soeharto. Akan tetapi, dalam kenyataannya Damar Kurung terancam punah.
Setelah Mbah masmundari wafat, tradisi seni lukis Damarkurung kini dilanjutkan oleh Rukayah (60), anak tunggalnya. Rukayah bersama anaknya kini yang meneruskan membuat damar kurung. Menurut Rukayah Damarkurung merupakan kesenian lukisan tangan asli dari daerah pesisir. “Damar kurung merupakan warisan dari leluhur. Itu yang diajarkan Mbah Masmundari pada setiap keluarga disini,” katanya mengisahkan sambil jemarinya terus membuat damar kurung.
Dia berkisah dulunya dia juga diajarkan untuk membuat Damarkurung. “Walaupun saya anak tunggal dari Ibu Masmundari, namun malah
saya belara banyak sejak umur 15 tahun dari bibi saya bernama Masriyatun,” ujarnya. Hal senada disampaikan Nur Samadji, salah satu cucu Mbah Masmundari juga menggeluti dunia lukis Damarkurung.
“Kami disuruh oleh Mbah Masmundari untuk meperkenalkan dan ajarkan ke anak cucu kami karena ini adalah warisan dari leluhur,” katanya. Nur Samadji yang beristrikan Juminingsih setiap harinya b rjibaku menghidupkan Damarkurung. “Selain menerima pesanan, juga membuat Damarkurung untuk oleh-oleh dengan berbentuk kecil mungil seperti ini,” katanya sambil memperlihatkan damarkurung
berukuran 10 cm.
Menurut pengakuannya, keluarga besarnya biasanya juga membuat damar kurung pesanan. “Mulai dari pesanan Jepang pernah kami membuatkan, Kalimantan serta kota Gresik. Kami cuma meneruskan usaha damar kurung, kalau kami mebikin tergantung pesanan tapi juga buat stok,” ujarnya, sebagaimana dilansir oleh koran Radar Gresik.
Damar Kurung Warisan Giri Prapen
Damar kurung tak hanya dikenal di pesisir Gresik. Damar kurung bisa dijumpai di wilayah Semarang yang memang dikenal sebagai tempat persinggahan kapal-kapal dari negeri China zaman dulu. Damar kurung yang biasa disebut ting-tingan Ramadhan ini biasa dijajakan

dalam dhugdheran (pasar malam yang hanya ada sepanjang bulan Puasa) masih terselip penjual damar kurung. Biasanya berwarna merah atau putih dengan lukisan sederhana, dari luar bayangan kerbau, naga, petani, gerobak, penari, burung, becak, bahkan pesawat, tampak bergerak.
Damar kurung mengadaptasi lampion yang dipakai warga Tionghoa sebagai wujud kesempurnaan dan keberuntungan. Dulu jika ada warga yang kesripaan (ada yang kesusahan karena di antara anggota keluarga ada yang meninggal dunia) maka lampion putih dipasang berpasangan di depan rumah yang melambangkan duka cita. Biasanya lampion persegi atau oval berwarna putih ini dibubuhi kaligrafi berisi penggalan syair China kuno. Sebaliknya, lampion bulat berwarna merah menjadi symbol keberuntungan dan kesempurnaan.
Membuat damar kurung tidak mudah, terutama menyetel agar posisi sumbu yang mengeluarkan asap bisa tetap stabil. Asap yang keluar dan tertiup angin inilah yang memutar kipas kertas  dan membuat kertas-kertas minyak itu berputar. Sebagaimana lampion, damar kurung dalam upacara Ngaben di Bali pun memiliki makna. Damar kurung dipasang di depan rumah duka, yang diyakni sebagai penunjuk arah bagi perjalanan roh. Hubungan sejarah masa lalu antara Cina dan Bali memang mengingatkan bahwa damar kurung ‘berkarib’ atau varian dari lampion. Bukan hanya damar kurung, ditengarai barong yang dikenal di Bali juga beralian erat dengan tari singa barong Cina. Penyebaran singa barong Cina ini kemungkinan besar masuk ke Bali pada masa pemerintahan Dinasti Tang di Cina sekitar abad ke-7 hingga abad ke-10.
Di Gresik, lampion yang di terjemahkan menjadi damar kurung sudah lekat denan tradisi sejak abad ke-16. saat itu, adalah masa aktif Sunan Prapen, sunan ketiga sesudah Sunan Giri, seorang penyebar agama Islam di Jawa Timur. Sampai tahun 1970-an, sebagai kerajinan, damar kurung juga dikerjakan masyarakat Jawa Tengah maupun Jawa Barat. Kebanyakan dammar kurung ini dibuat tanpa gambar, hanya beberapa bagian damar kurung saja yang memiliki gambar.
Di Jepara ada tradisi menyalakan damar kurung yang dinamakan Baratan. Tradisi ini dilaksanakan setiap pertengahan bulan Sya’ban (Jawa: bulan Ruwah). Hal ini berkait dengan legenda Sultan Hadlirin, suami Ratu Kalinyamat (Retno Kencono), putri Sultan Trenggono yang juga Adipati Jepara (1549-1579). Suatu ketika tibalah sang penguasa di Desa Purwogondo (kini pusat Kecamatan Kalinyamatan). Tiba-tiba kuda yang ditungganginya lari menghilang. Kemudian bersama-sama warga, ia mencari kuda dengan bantuan lampu impes (lampion). Tradisi ini tetap dilakukan dengan membawa lampion berkelap-kelip. Ketika listrik sudah masuk desa, tradisi ini pelahan memudar. (editor:gresik.co)

Ilmu Bisnis: Strategi Bisnis Cetak Foto




Ilmu Bisnis: Strategi Bisnis Cetak Foto. Memang, saat ini semakin banyak orang ‘jeprat jepret’ mengambil foto dengan kamera digital ataupun kamera di ponselnya. Sebagian ada yang tetap menyimpannya dalam format digital, namun ada juga yang mencetaknya. Nah, tantangan kita di sini adalah membuat semakin banyak orang mencetakkan fotonya di tempat kita. Untuk itu kita harus tawarkan nilai lebih kalau mereka mencetak fotonya. Ini untuk mendorong keinginan mereka mencetak foto yang telah mereka buat. Misalnya dengan memberi layanan editing foto.
Orang yang telah memotret dengan kameranya sendiri atau ponsel –umumnya hasilnya “biasa saja”- dapat mencetak foto ke kita dengan mendapat layanan professional editing mulai dari pengontrasan gambar foto yang telah mereka ambil, penajaman gambar foto yang kabur, penghapusan bagian yang tidak diinginkan, pemotongan (cropping) ukuran foto sampai manipulasi gambar sesuai keinginan konsumen seperti me-make up foto sehingga wajah di foto semakin cantik, memberi bingkai unik di dalam foto, mengganti latar belakang foto, dll. Jadi nilai lebihnya adalah membuat foto hasil jepretan sendiri yang kualitasnya biasa saja menjadi lebih bagus dan indah. Layanan ini bisa diberikan gratis asalkan mencetak dalam jumlah banyak misalnya 5 foto. Kalau hanya satu foto, bisa sedikit dibebankan ongkos editing.
Adanya layanan Bisnis Cetak Foto seperti ini tentu menarik konsumen yang telah menyimpan hasil jepretannya yang ada di kamera digital atau ponselnya. Jangan lupa pasang spanduk, standing banner dan sebar brosur, misalnya berbunyi: “Ayo cetak foto yang Anda buat dengan gratis editing di kami. Foto yang Anda buat menjadi lebih indah!”. Adanya pesan iklan ini bisa membuat orang tertarik.
Sekarang kita bahas yang kedua, tentang studi Bisnis Cetak Foto . Orang yang memakai layanan studio foto mengharapkan hasil gambar yang indah, sangat jelas, dengan gaya yang menarik. Kalau kita merancang bisnis studio foto maka kita harus tetapkan dulu siapa target market utamanya. Lihatlah orang-orang yang berada di sekitar lokasi bisnis kita. Kalau banyak remaja putri (ABG) maka kita sasar ke ABG. Kalau banyak keluarga bisa kita bidik ke keluarga.
Sebagai contoh kalau studio foto kita untuk kalangan remaja putri maka kita buat layanan yang pas buat mereka seperti peminjaman kostum remaja yang ceria, latarbelakang foto sesuai dengan dunia remaja, make-up foto yang buat wajah tampak semakin cantik, dll. Sebaliknya kalau studio foto kita untuk bayi dan balita akan beda.
Kita dekor studio kita penuh dengan nuansa bayi seperti kelembutan, keceriaan, kasih sayang, boneka, dll. Jadi kalau ada orang tua yang ingin memotretkan bayinya, hasil foto akan membuat bayinya tampak imut, lucu, cute, dan sejenisnya. Studio foto untuk bayi cukup marak di beberapa mal belakangan ini dan cukup laris. Selain itu studio kita tentu saja juga menawarkan layanan standar untuk foto keluarga dan pas foto. Yang terpenting tawarkan nilai tambah studio kita dibanding studio lain. Misalnya ada penata gaya profesional, keleluasaan konsumen memilih foto terbaik sesuai keinginannya, dll.
Kalau ada pelanggan yang telah menfoto, jangan lupa memperoleh database mereka. Tujuannya kita bisa menjalin komunikasi berlanjut, misalnya kalau ada keluarga yang menfotokan bayinya. Kita perlu database tanggal lahir bayi dan kontak orang tuanya. Mendekati hari ulang tahun berikutnya, kita hubungi supaya mereka menfotokan lagi ke kita. Jadi pada saat event-event tertentu kita tawarkan jasa kita ke para pelanggan seperti Valentine untuk ABG, ultah, anniversary, dll. Beberapa database ini bisa kita peroleh dari tempat lain. Misalnya untuk layanan foto bayi, kita bisa ‘meminta’ database ke rumah sakit bersalin. Dengan database ini kita bisa tawarkan layanan foto kita lebih tersegmen sehingga peluang kita mendapat pasar semakin besar.
Terakhir, kita bisa manfaatkan komunitas untuk bisnis kita. Tawarkan bisnis studio foto atau cetak foto ke para komunitas. Misalnya komunitas ibu yang mengandung dan akan melahirkan bayi, komunitas remaja putri, komunitas anak SMA, komunitas ibu yang memiliki balita, dll. Kita masuk ke jejaring sosial atau komunitas-komunitas yang sekarang ini marak. Yang penting rajin mencari komunitas-komunitas on line ini yang mudah dijumpai di internet. Kita masuk ke topik pembicaraan mereka sembari menawarkan layanan foto kita. Cara-cara di atas dapat dilakukan dengan biaya yang sangat murah. Semoga solusi ini memberi pencerahan bagi para pelaku Bisnis Cetak Foto .
Sumber: Buku “Jurus-jurus Sakti Wirausaha”, karya Istijanto